Batu Akik Red Arwana (Carnelian Calsedony) Kapuas Hulu mulai menjadi sorotan para pecinta batu akik di Kalimantan Barat. Salah satu jenis batu yang paling diminati masyarakat adalah batu red arwana ( carnelian calsedony ). Meski belum setenar batu bacan dari halmahera, red arwana juga mampu laris di pasaran lokal dan nasional. Tertarik mengulas lebih dalam tentang red arwana, media ini mencoba menelusuri asal muasal batu tersebut. Adalah Oniet, warga Desa Lunsara, Kecamatan Putussibau Selatan, salah satu pencari batu red arwana yang berhasil ditemui. Ia pun menceritakan perjuangannya bersama rekan sekampungnya mencari krikil-kerikil red arwana yang ternyata beresiko tinggi terhadap nyawa mereka. Oniet yang tampak ditemani dua orang putra dan istrinya yang sedang hamil menceritakan, pencarian red arwana dimulai dari desa Lunsara menuju desa Sepan. Perjalanan ke desa Sepan membutuhkan waktu satu hari satu malam dengan menggunakan long-boat, melewati beberapa riam (sunggai ...
Ketua Komisi V DPR RI Harapkan Prabowo Lanjutkan Kebijakan Inpres Jalan Daerah
Yohanes Santoso
Font TerkecilFont Terbesar
Foto: Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus saat berkunjung ke Badau, Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, Minggu (23/3/2025)/ Yohanes Santoso
Kapuas Hulu, khatulistiwamedia.co.id -Instruksi Presiden (Inpres) tentang Jalan Daerah memberikan manfaat yang besar bagi daerah, khususnya daerah tertinggal, terdepan dan terluar. Inpres Jalan Daerah mendorong peningkatan infrastruktur yang masif sehingga turut meningkatkan perekonomian daerah, meningkatkan akselarasi pembangunan, serta membuka keterisoliran suatu daerah.
Intervensi APBN lewat program Inpres Jalan Daerah ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Perbatasan Republik Indonesia - Malaysia, Kabupaten Kapuas Hulu. Kabupaten yang ada di ujung timur Kalimantan Barat ini sulit untuk mendorong pembangunan infrastruktur jalan lewat APBD, lantaran anggarannya minim dan terbatas oleh earmark. Adanya Inpres Jalan Daerah sangat membantu dalam peningkatan kualitas sejumlah jalan poros, sehingga mempermudah masyarakat untuk mendapatkan akses pendidikan, meningkatkan perekonomian dan mendapatkan layanan kesehatan.
Kelanjutan program Inpres Jalan Daerah saat ini ada ditangan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Komisi V DPR RI terus mendorong agar Inpres Jalan Daerah tetap berlanjut dan dapat diterapkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum.
"Inpres Jalan Daerah sedang digodok Presiden, kami dari Komis V DPR RI dan Kementerian PU sudah mengusulkan program ini dan responnya bagus dari Presiden," ujarnya ketika ditemui di Badau, Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, Minggu (23/3/2025) lalu.
Namun, kata Lasarus, keputusan belum diambil oleh Presiden. Sekarang ini dana negara memang masih menumpuk di Danantara (Badan Usaha Milik Negara). Kendati demikian Ketua Komisi V DPR RI ini berharap Presiden Prabowo dapat melanjutkan program pembangunan jalan daerah.
"Kita tunggu langkah apa yang akan diambil oleh pemerintah, atau keputusan dari Presiden terkait Inpres Jalan Daerah. Namun yang jelas informasi terakhir, Presiden menyambut baik, dan mudah-mudahan ini bisa bisa dilaksanakan atau dilanjutkan kembali, sebagaimana yang sudah kami sepakati dengan Kementerian PU," tuntasnya.